Turbine Flow Meter Digital SHM 1/2 Inch DN15 SS316L
Spesifikasi Produk :
Tipe | Turbine Flow Meter Digital |
Model | TRB-15 |
Ukuran | 1/2 Inch (DN15) |
Flow Range | 0,6-6 m3/h |
Coefficient | 824,17 |
Rentang Suhu | 0°C - 100°C |
Pressure | 16 Bar |
Catu Daya (Power Supply) | 24 VDC |
Sinyal Output | RS485 / 4-20 mA / Pulse |
Tingkat Proteksi (IP Rating) | IP65 |
Koneksi |
|
Akurasi | ±0.5% |
Rentang Pengukuran (Rangeability) | 1:10 / 1:15 / 1:20 |
Repeatability | 0.05% - 0.2% |
Material Body & Rotor | Stainless Steel SS316L |
Material Head | Aluminium dengan pelapis Epoxy |
Material Flange | Stainless Steel SS316L |
Media Ukur | Cairan (liquid), viskositas kinematik < 5×10-6 m2/s |
Garansi | 2 Tahun (Full Service & Spare Parts) |
Deskripsi Produk
Turbine Flow Meter tipe Digital merek SHM berukuran 1/2 Inch DN15 Flange. Flowmeter ini mengukur laju aliran dan volume cairan pada saluran pipa tertutup menggunakan prinsip turbin. Saat cairan mengalir, gaya dorongnya memutar rotor di dalam sensor. Selanjutnya, flowmeter mengonversi putaran rotor tersebut menjadi sinyal elektrik untuk menghasilkan data pengukuran. Flowmeter ini digunakan untuk mengukur cairan dengan viskositas kinematik rendah (di bawah 5×10-6 m2/s atau setara 5 cSt).
Flowmeter ini menggunakan body dan rotor berbahan Stainless Steel 316L, flange Stainless Steel 316L. Head dari flowmeter berbahan aluminium dengan lapisan epoxy coating. Unit ini beroperasi pada rentang temperatur 0 hingga 100°C dan mampu menahan tekanan hingga 16 bar. Flowmeter membutuhkan power supply 24 VDC dan menyediakan output berupa RS485, 4-20mA, dan Pulse guna mendukung pembacaan, transmisi, atau integrasi dengan sistem instrumentasi dan kontrol. Dengan demikian, flowmeter ini mencapai akurasi 0,5%, memiliki protection grade IP65, menggunakan koneksi Flange PN16, dan mengusung konstruksi Explosion Proof Exd II BT4.
Fungsi
Flowmeter ini mengukur volume dan laju alir cairan berviskositas rendah (kinematik di bawah 5×10-6 m2/s) yang tidak mengandung serat atau butiran padat. Selain itu, cairan tersebut tidak boleh bersifat korosif terhadap material stainless steel 1Cr18Ni9Ti, 2Cr13, dan Al₂O₃, karena ketiga material ini menyusun komponen sensor. Sementara itu, untuk cairan dengan viskositas di atas nilai tersebut, pengguna perlu mengkalibrasi ulang flowmeter menggunakan cairan aktual sebelum pemasangan.
Daftar cairan yang dapat diukur
Flowmeter ini mengukur berbagai jenis cairan berikut: Air, Bensin (gasoline), Solar/diesel, Kerosene (minyak tanah), Alkohol (etanol, metanol), Pelarut organik ringan (aseton, toluene, xylene), LPG cair/naphtha ringan, Minyak hidrolik ringan (ISO VG 10-15), Minyak sawit mentah (CPO), Minyak goreng/palm oil, dan berbagai cairan lain yang memiliki viskositas kinematik di bawah 5×10-6 m2/s.
Instalasi
Teknisi memasang sensor menggunakan sambungan ulir (thread) atau flange, sesuai spesifikasi ukuran. Sensor mendukung pemasangan horizontal maupun vertikal; namun, pada posisi vertikal, arah aliran harus mengarah ke bawah. Lebih lanjut, cairan harus memenuhi pipa secara penuh tanpa gelembung udara agar pengukuran akurat. Untuk hasil optimal, perlu ada pipa lurus sebelum sensor panjang minimal 20 kali diameter nominal dan minimal 5 kali diameter nominal setelah sensor.
Karena medan listrik dan magnet eksternal dapat mengganggu akurasi pembacaan, teknisi perlu menjauhkan sensor dari sumber interferensi tersebut. atau menambahkan pelindung (shielding) bila diperlukan. Untuk mempermudah perbaikan tanpa menghentikan aliran fluida, kami menyarankan memasang jalur bypass di dekat sensor. Pada instalasi outdoor, teknisi harus melindungi bagian amplifier dan konektor dengan lapisan waterproofing.
Standar & sertifikasi
Produsen menguji flowmeter ini berdasarkan regulasi nasional JG198-94 dan standar perusahaan Q/12KF3989-2001 untuk seri Turbine Flow Meter SHMT. Selain itu, produk ini memperoleh sertifikasi anti-ledakan (explosion proof) dengan rating Exd II BT4. Pengguna dapat mengaplikasikannya pada area berpotensi bahaya ledakan (hazardous area).